Amplitudo : Mempelajari Gelombang Fisika

Amplitudo : Mempelajari Gelombang Fisika

5/5 - (1 vote)
Banner Web IUP

Amplitudo adalah jarak atau simpangan terjauh dari titik keseimbangan dalam gelombang sinusoide. Dalam sistem internasional, amplitudo biasa disimbolkan dengan A dan memiliki satuan meter (m).  Dalam definisi yang lain, amplitudo adalah suatu pengukuran skalar yang non negatif dari besaran osilasi sebuah gelombang.  Amplitudo yang dijelaskan tadi adalah amplitudo dalam bidang fisika. Berbeda lagi dengan amplitudo yang terdapat dalam dunia musik. Amplitudo dalam musik didefinisikan sebagai volume sinyal audio. Gelombang amplitudo diukur dari jarak garis tengah. Hasil dari pengukuran ini disebut dalam satuan desibel.

Jenis amplitudo

Amplitudo memiliki banyak jenis, diantaranya adalah gelombang pembawa (carier), sinyal informasi analog, frequency modulation, phase modulation, amplitude modulation, dan lainnya. Namun, secara garis besar terdapat 3 jenis amplitudo utama, diantaranya adalah:

  1.     Memiliki pengukuran skala non negatif dari besar osilasi suatu gelombang
  2.     Memiliki perbedaan jarak terjauh dari titik keseimbangan yang ada dalam gelombang sinusoidal
  3.     Memiliki simpangan paling besar dan paling jauh dari titik keseimbangan dalam suatu gelombang dan suatu getaran

Istilah yang berhubungan dengan perhitungan amplitudo

Dalam perhitungan amplitudo, terdapat beberapa istilah yang khas, diantaranya adalah Nilai puncak ke puncak, nilai puncak, nilai rata-rata, nilai root mean square.

  1. Nilai Puncak ke Puncak

Seperti namanya, nilai ini adalah nilai dari puncak ke puncak suatu amplitudo. Nilai ini sangat penting karena untuk menunjukkan ekskursi maksimal pada suatu gelombang. Nilai inilah yang digunakan untuk mengetahui perpindahan bagian mesin karena adanya getaran. Inilah yang digunakan untuk mengetahui tegangan maksimal pada mesin.

  1. Nilai Puncak

Nilai puncak digunakan untuk menunjukkan tingkat guncangan pada durasi yang sebentar. Jadi nilai puncak ini yang dapat menunjukkan tingkat maksimum getaran pada satu titik waktu tertentu.

  1. Nilai Rata-Rata

Nilai rata-rata memperhitungkan getaran berdasarkan suatu periode tertentu secara garis besar. Namun dianggap terbatas karena perhitungan nilai negatif pada gelombang sinusoidal getaran yang seolah meniadakan.

Banner Web IUP
  1. Nilai Root Mean Square (RMS)

Ini adalah perhitungan yang paling tepat dalam menghitung amplitudo. Hal ini karena dengan nilai root mean square juga memperhitungkan waktu dan mengkuadratkan nilai negatif pada getaran sinusoidal. Hal ini memberikan nilai amplitudo yang lebih tepat.

Rumus Amplitudo

Terdapat beberapa rumus amplitudo yang perlu diketahui, yaitu

  1.     Rumus amplitudo simpangan periode getaran adalah T = t/n
  2.     Rumus frekuensi getaran Amplitudo adalah F = n/t
  3.     Rumus hubungan antara frekuensi dan periode adalah T = 1/f atau f = 1/T

T = Periode

f = Frekuensi (Hz)

t = Waktu (s)

n = Jumlah perputaran

Frekuensi adalah  jumlah sedikit banyaknya getaran yang terjadi pada waktu kurang lebih satu detik. Satuan dari frekuensi adalah Hertz. Ketika tidak ada gaya yang bekerja pada suatu benda maka akan menciptakan kesetimbangan, dengan kata lain kesetimbangan akan tercapai ketika benda dalam keadaan diam.

Amplitudo adalah bagian terpenting dalam getaran. Penting untuk mengetahui amplitudo suatu getaran agar bisa memanfaatkan getaran dengan cara yang tepat, misalnya untuk mengetahui kedalaman lautan, satelit buatan, bunyi speaker, kedokteran, tanaman, siaran radio, dan berbagai alat kesehatan lainnya. Gelombang ternyata memiliki peranan penting dalam kehidupan sehari-hari. Gelombang banyak digunakan dalam teknologi-teknologi canggih yang dapat menunjang kehidupan manusia bahkan memberikan kemudahan. Untuk itu, memahami materi dan perhitungan tentang gelombang dapat menjadi bekal yang baik untuk mengembangkan teknologi yang lain.

Kontak Kami

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *