Struktur Penyusun Atom

Struktur Penyusun Atom

Struktur atom terdiri atas 4 partikel. Pada dasarnya atom hanya bagian dasar terkecil dan sederhana atas susunan sebuah unsur. Entah itu berupa zat padat, cair maupun gas.

Ada 4 buah partikel dalam atom yaitu elektron, proton dan neutron serta inti atom. Keempat partikel tersebut mempunyai sifat dan karakter berbeda, namun saling berguna sehingga mampu bergabung menjadi satu.

Elektron

Elektron ialah partikel yang mempunyai muatan energi negatif. Penemu alektron yaitu William Crokes dan dilanjutkan oleh JJ Thompson 1897.

Crokes meneliti sinar katoda. Sinar muncul dari berasal dari katoda mengarah kepada anoda. Dari penelitian tersebut terbukti bahwa sinar katoda tersebut mempunyai kandungan partikel dengan muatan negatif. Partikel tersebut disebut dengan elektron.

Sifat sinar katoda :

  • Sinar katoda adalah radiasi partikel yang mampu memutar sebuah kincir.
  • Sifatnya tegak lurus, berasal dari permukaan katode lalu menuju ke arah anode.
  • Mempunyai enegri listrik negatif, jadi dapat dibelokan ke arah kutup positif.
  • Dapat memendarkan berbagai macam zat, bahkan gelas sekalipun.

Baca juga : Listrik Dinamis

Proton

Partikel proton adalah sebuah partikel yang memiliki energi positif. Ada 2 buah versi atas penemuan proton. Pertama yaitu Ernest Rutherford yang mendeteksi adanya inti atom hidrogen saat sinar alfa dilepaskan ke udara. Lalu inti atom hidrogen itu disebut dengan proton.

Kedua yaitu Eungene Goldstein yang meneliti proton melalui sinar katode pada 1886. Penelitian tersebut dimodifikasi dengan menambahkan lubang pada saluran tengahnya. Sinar ini disebut juga dengan sinar anode / terusan.

Sifat proton :

  • Proton yaitu radiasi partikel yang juga dapat memutar kincir.
  • Di dalam medan listrik / magnet, dapat dibelokan ke arah kutup negatif. Sehingga radiasinya mempunyai energi positif.
  • Partikel sinar anode sangat tergantung terhadap jenis gas yang ada di dalam tabung.

Neutron

Neutron ialah sebuah partikel yang sama sekali tidak mempunyai muatan apapun. Sehingga sifat dari neutron adalah netral.

Baca juga : Sel Hewan dan Fungsinya

Penemu dari partikel neutron yaitu James Chadwick tahun 1932. Chadwick menembakkan sinar alfa ke atom berilium. Dari percobaan itu menghasilkan radiasi tanpa muatan yang mengarah menuju ke parafin. Lalu menghasilkan molekul hidrokarbon yang mengandung banyak atom H. Hasil dari radiasi parafin lalu memancar, terdeteksi proton.

Inti atom

Inti atom ditemukan Ernest Rutherford pada 1910.  Rutherford menembakkan sinar alfa yang mempunyai muatan positif ke sebuah lempeng emas tipis. Dalam penelitian itu, Rutherford mendapat bantuan oleh kedua muridnya yaitu Hans Geiger dan Ernest Marsden . Inti atom sendiri terdiri dari proton dan neutron yang disebut dengan nukleon.

Pengertian dari inti atom adalah pusat massa yang terbukti dengan keberadaan sinar alfa yang terpantul kembali ke arah sumbernya. Inti atom ini mempunyai muatan energi positif. Jika sinar alfa dekat dengan inti atom, maka akan memantulkan seolah membentuk sudut. Hal itu disebabkan adanya tolakkan atas muatan positif. Sebagian besar sinar alfa yang di terus mempunyai arti bahwa atom didominasi ruang kosong.

Selain keempat dari struktur atom di atas, ada ada bagian lain yaitu kulit / konfigurasi elektron. Kulit ini merupakan bagian paling luar dari atom dan berada di sekitar inti. Pememu kulit elektron adalah Niels Bohr pada 1914.

Itulah penjelasan singkat tentang struktur atom. Selain itu ada hal yang juga harus diketahui bahwa atom juga masih dapat dikelompokan ke dalam beberapa kriteria.