Pengertian Hukum Kirchoff

Pengertian Hukum Kirchoff

Hukum Kirchoff adalah dua persamaan yang akan selalu berhubungan dengan arus dan beda potensial atau biasa dikenal dengan tegangan dalam suatu rangkaian listrik. Pertama kali hukum ini diperkenalkan oleh seorang ahli fisika asal Jerman yaitu Gustav robert Kirchoff pada tahun 1845.

Dalam ilmu fisika mengenai tentang listrik arus searah, hukum ini yang mengatur tentang percabangan loop dan juga percabangan atau junction rule. Hukum ini pada umumnya dibagi menjadi dua.

Hukum Kirchoff  I

Hukum kirchoff I biasa dikenal dengan sebagai hukum percabangan yang akan membahas tentang kekekalan yang muatan. Hukum ini juga menyatakan bahwa jumlah arus listrik yang akan masuk melalui suatu titik percabangan dalam rangkaian listrik tertentu. Arus listrik ini sama dengan jumlah arus yang harus keluar melalui titik percabangan itu pula. 

Hukum ini biasanya digunakan pada rangkaian listrik yang sederhana dan memiliki titik percabangan ketika arus mulai terbagi. Hukum ini biasanya akan diperlukan untuk membuat rangkaian yang berbentuk multicipal yang mengandung titik percabangan ketika arus akan mulai terarah dan terbagi. Pada keadaaan tunak, tidak ada akumulasi terhadap muatan listrik pada setiap titik dalam rangkaian. 

Baca juga : Gaya Magnet

Dari pernyataan hukum kirchoff I akan dapat disimpulkan bahwa muatan total menuju suatu titik sama pada muatan total yang akan meninggalkan dan keluar melalui titik percabangan tersebut. 

Hukum Kirchoff  II

Hukum kirchoff II dikenal sebagai hukum tegangan berupa Kirchoff. Hukum ini berbunyi bahwa setiap rangkaian yang tertutup akan mempunyai perbedaan potensial dan harus sama dengan nol. Dalam hukum kedua juga terdapat beda potensial antara dua titik dalam percabangan di suatu rangkaian pada keadaan tunak yaitu konstan.

Hukum ini juga sering disebut sebagai hukum simpal atau loop rule. Dinyatakan seperti itu karena pada kenyataannya beda potensial antara dua titik percabangan dalam satu rangkaian pada tunak dengan posisi konstan. Hukum ini merupakan bukti dari keberadaan yaitu hukum konservasi energi. 

Baca juga : Pembelahan Mitosis

Jika kita memiliki sebuah muatan yaitu Q di sembarang titik dengan potensial yaitu V, dengan begitu pasti energi yang dimiliki oleh muatan yaitu QV. Selanjutnya jika muatan akan mulai bergerak melintasi simpal, maka muatan itu yang akan kita miliki dapat tambahan energi atau kehilangan sebagian energinya saat melalui resistor baterai atau elemen lainnya. Namun jika kembali kepada titik awalnya, energi akan berubah dan kembali menjadi QV.

Hukum kedua ini ada beberapa hal yang harus dipenuhi dan diperhatikan sebelum menggunakan nya. Pertama, ambil arah arus secara bebas untuk tetap dan memperhatikan hukum titik percabangan jika loop nya lebih dari satu. Lalu selanjutnya ambil arah loop searah atau berlawanan dengan arah jarum jam. 

Jadi untuk resistor, ada tanda beda potensial positif akan arah loop sama dengan arah arus negatif jika berlawanan. Mengenai GGL, tanda akan beda potensial menjadi positif jika arah geraknya dari terminal positif ke negatif dan negatif jika sebaliknya. 

Penerapan Hukum Kirchoff

Di dalam kehidupan sehari-hari, terkadang kita harus memasang lampu secara seri tetapi dalam keadaan yang bisa berbeda kita juga harus memasang lampu secara paralel. Kuat arus listrik dalam suatu rangkaian tak bercabang, besarnya selalu sama. Pada umumya lampu-lampu di rumah kita terpasang secara paralel. 

Bagaimana? Mudah kan mempelajari Hukum Kirchoff. Semoga dapat membantu dan bermanfaat.

Gaya Magnet Ilmu Fisika

Gaya Magnet Ilmu Fisika

Gaya magnet yang biasa dikenal dengan gaya Lorentz karena gaya yang dialami oleh penghantar yang berarus listrik. Sebuah penghantar yang akan ditempatkan pada medan magnet atau induksi magnetic pasti akan mengalami gaya.

Gaya lorentz merupakan gabungan antara gaya elektrik dengan gaya magnetik pada sebuah medan elektromagnetik. Gaya lorentz akan ditimbulkan karena adanya muatan listrik yang bergerak atau karena adanya muatan listrik. Gaya lorentz akan menghasilkan arah yang selalu tegak lurus dan arah yang kuat yaitu arus listrik (I) dan induksi magnetik ada (B).

Manfaat Gaya Lorentz

Manfaat dari gaya Lorentz adalah dapat mengalirkan arus listrik pada kumparan di dalam medan magnet, dapat dihasilkan pula gaya Lorentz yaitu berupa rotasi pada motor listrik. Gaya ini bisa digunakan untuk menggerakkan batang shaft yang kemudian akan dipakai untuk segala kebutuhan.

Penerapan Pada Gaya Magnet

Gaya magnet bisa digunakan pada alat yang dapat berfungsi untuk mengubah energi listrik menjadi energi gerak. Berikut contoh energi listrik menjadi energi gerak.

Baca juga : Gaya Magnet

  1. Alat Ukur Listrik

Alat ukur yang mempunyai jenis alat ukur listrik banyak dan sering dijumpai atau digunakan yang memiliki bentuk alat ukur jenis kumparan berputar. Bagian pada alat ini memiliki kumparan berputar yaitu inti besi lunak yang berbentuk silinder. Silinder itu lalu dililiti kawat yang akan membentuk kumparan.

Kumparan dengan inti besi lunak tersebut ditaruh di antara kutub sebuah magnet yang sifatnya permanen. Alat ini ketika arus listrik mengalir di dalam kumparan maka sisi kumparan yang berada dekat dengan kutub magnet akan mengalami gaya magnet yang berlawanan sehingga akan menghasilkan kumparan yang berputar.

Kumparan akan mengambil kedudukan pada suatu sudut putaran karena putaran kumparan itu ditahan oleh kedua pegas yang berbentuk spiral. Maka akan menimbulkan makin besar arus listrik yang mengalir masuk ke dalam kumparan tersebut, akan semakin besar pula sudut putarannya.

Putaran dari kumparan diteruskan pegas ke arah jarum agar menunjukkan angka dengan skala tertentu. Angka yang keluar akan menyatakan besar kuat arus listrik atau berapa besar tegangan yang akan diukur listrik. Alat ukur jenis listrik ini mempunyai kumparan yang banyak atau biasa digunakan dan dipakai untuk galvanometer, amperemeter, dan voltmeter.

Baca juga : Pembelahan Mitosis

  1. Motor listrik

Motor listrik jenis ini sangat sederhana arus searah dan terdiri dari kumparan yang dibarengi dengan atas roda sehingga dapat berputar di antara kutub magnet yang berbentuk ladam. Ujung pada kumparan atau biasa disebut koil akan dihubungkan dengan cincin belah atau bisa disebut dengan komutator.

Dua blok karbon pada motor listrik ini sikat untuk menekan komutator tersebut. Arus listrik akan dialirkan masuk serta keluar dari kumparan atau coil melalui sikat karbon. Komutator akan berputar bersamaan dengan kumparan lainnya. Sikat karbon tidak akan ikut berputar sehingga akan membentuk kawat penghubung baterai tidak melintir atau berpilin.

Dua sikat yang ada pada komutator dapat mengubah arah arus sehingga akan menghasilkan dan mengubah gaya lorentz pada keempat sisinya di kumparan. Akibat dari kejadian itu kumparan akan berputar diantara dua kutub magnet. Motor listrik akan mengubah energi listrik menjadi gerak.

Contoh lain aplikasi gaya Lorentz lainnya yaitu dapat diterapkan pada railguns, linear alternator, loudspeaker, loudspeaker, generator listrik, dll.

Berikut gaya magnet dalam ilmu fisika, semoga dapat bermanfaat!

Pembelahan Mitosis Lengkap Dengan Penjelasannya

Pembelahan Mitosis Lengkap Dengan Penjelasannya

Pembelahan mitosis bisa anda pelajari dengan mudah setelah mengetahui penjelasan lebih detail lagi yang akan dibahas pada paragraf selanjutnya. Tahukah anda jika sifat atau guru antara kamu dan orangtuamu itu ada kemiripan. Walaupun tidak sama persis tapi pastinya anda kemiripan entah hidung mata alis warna kulit ataupun yang lainnya.

Setiap individu ataupun anak pastinya mirip dengan orang tuanya bahkan ada juga yang sama. Jika dilihat seperti cetakan mesin fotokopi yang sama persis. Hal tersebut merupakan sifat ataupun ciri yang diwariskan oleh orang tua pada anaknya. Peristiwa penurunan sifat orang tua pada anaknya dinamakan hereditas.

Adanya proses pewarisan sifat orang tua ini tentunya tidak terlepas dari dua macam pembelahan yaitu pembelahan mitosis dan meiosis. Sel-sel dari hasil pembelahan tersebut nantinya akan memiliki DNA yang didalamnya terdapat materi genetik. Sifat yang dkhasilakn bisa sam peraia ataupun campuran dari keduanya.

Pengertian Mitosis

Jika anda ingin mempelajari Pembelahan mitosis maka anda harus mengetahui definisinya terlebih dahulu. Mitosis yaitu peristiwa pembelahan awal yang nantinya akan menghasilkan dua sel anakan yang memiliki jumlah kromosom sama dengan jumlah kromosom induknya.

Pembelahan mitosis ini hanya akan terjadi pada sel yang memiliki inti sel atau nukleus, mitokondria,membran inti sel. Sel prokariotik tidak memiliki nukleus sehingga tidak dapat melakukan pembelahan mitosis. Sedangkan sel eukariotik memiliki nukleus dan yang lainnya sehingga dapat melakukan pembelahan mitosis.

Baca juga : Ciri-Ciri Teks Deskripsi

Adanya proses pembelahan mitosis ini hanya akan terjadi pada sel – sel tubuh atau somatis kecuali pada sel gamet (kelamin). Jika pada tumbuhan pembelahan mitosis ada pada bagian jaringan maristem swprtinhaknta ujung Batang dan ujung akar. Pembelahan mitosis ink memilih fungs untuk memicu pertumbuhan sel tubuh, mempertahankan jumlah kromosom mengganti sel yang sudah tidak atau meregenerasi.

Tahap Pembelahan Sel Mitosis

Terdapat 4 tahap dalam pembelahan mitosis diantaranya yaitu

  1. Profase
  2. Metafase
  3. Anafase
  4. Telofase

Sebelum terjadi 4 tahap tersebut terdapat lagi fase pendahuluan yaitu interfase atau bisa disebut sebagai fase persiapan pembelahan.

  • Fase interfase

Pada proses persiapan pembedahan ini allah akan mempersiapkan dan juga menimbun energi. Fase interfase ini memiliki waktu yang lebih lama jika dibandingkan dengan fase lainnya. Pada interfase ini nukleus atau sel inti dan nukleolus (anak sel inti)  akan terlihat jelas. Hanya saja kromosom pada sel tersebut belum terlihat karena masih dalam bentuk kromatin.

Apa itu kromatin? Yaitu benang-benang halus yang merupakan susunan dari molekul DNA, RNA dan protein. Pada bagian luar terdapat sentrosom atau organel sel yang memiliki fungsi untuk bisa mempertahankan jumlah kromosom dari sel induk dan sel anaka selama pembelahan berlangsung. Pada interfase terdapat 3 bagian yaitu

  1. Fase G1
  2. Fase S
  3. Fase G2

Baca juga : Rumus Gaya

  • Profase

Pada fase ini terdapat perubahan pada sitoplasma dan nukleus benang -benang kromatin mulai menebal dan memendek sehingga membentuk kromosom. Pada setiap lengan kromosom terbentuk dua kromatid yang terikat pada sentromer. Nukleus dan membran menghilang digantikan oleh spindel. Akhir dari fase ini guaty kromosom yang berjumlah double dan menjelang telah menempatkan diri pada bidang ekuator sel.

  • Metafase

Benang-benang spindel inu menghubungkan konektor yang ada pada sentromer ke sentrosom. Setelahnya pasangan kromatid tersebut akan mulai bergerak menuju kebagian inti sel pada bidang ekuator yang selanjutnya akan terbentuk lempeng metafase.

  • Anafase

Fase pemisahan kromatid yang ada di sinetron yang nantinya akan membentuk kromosom baru. Setelahnya masing-masing kromosom akan ditarik oleh benang spindel menuju kutub yang saling berlawanan. Jumlah kromosom antara kutub yang berlawanan ini sama.

  • Telofase

Pada fase ini kromosom akan berubah menjadi benang kromatin setelahnya membran inti dan nukleus akan terbentuk kembali. Terjadi sitokinesis (pembagian sitoplasma) pada akhirnya menghasilkan dua sel yang identik dengan indukan.

Pembelahan mitosis sudah dijelaskan dengan detail dan jelas bukan? Jadi anda sekarang bisa mengerti kenapa anak itu bisa mirip dengan kedua orang tuanya.

Ciri-Ciri Teks Deskripsi, Pengertian Dan Jenis-Jenisnya

Ciri-Ciri Teks Deskripsi, Pengertian Dan Jenis-Jenisnya

Ciri-ciri teks deskripsi bisa anda ketahui dengan mudah dari berbagai sumber salah satunya website ini. Teks deskripsi biasanya berada pada buku bacaan ensiklopedia, resep masakan dan kemasan produk lainnya. Teks deskripsi inu tergolong dalam kategori teks non fiksi berarti bersifat aktual.

Pengertian teks deskripsi

Menurut para ahli berikut inilah pengertiannya

  1. KBBI

Teks deskripsi yaitu teks yang memaparkan sesuatu dengan kata-kata yang jelas dan juga terperinci.

  1. Taufiqurrahman

Teks deskripsi salah teks yang menggambarkan atau memberikan keterangan pada suatu hal. Dikarenakan deskripsi berasal dari bahasa latin describere yang artinya menggambarkan.

Pada umumnya teks deskripsi yaitu teks yang berupa karangan menggambarkan sesuatu yang sesuai dengan kondisi yang sebenarnya terjadi. Jadi memang benar jika teks deskripsi ini bersifat aktual atau fakta.

Ciri-Ciri Teks Deskripsi

Berikut ini beberapa Ciri-ciri teks deskripsi yang bisa anda ketahui agar dapat mengenali mana yang teks deskripsi dan yang bukan.

Ciri-ciri umum dari teks deskripsi

  1. Pada setiap paragraf ini memiliki isi yang berupa penggambaran atau deskripsi
  2. Penjelasan yang digunakan untuk menggambarkan suatu hal sangat detail dan terperinci
  3. Melibatkan kesan indera yang dapat membuat pembaca ikut juga merasakan apa yang sedang dibahas pada teks tersebut
  4. Lebih menjelaskan lagi ciri fisik atau psikis objek sehingga terfokus pada satu hal yang dijelaskan.

Baca juga : Rumus Gaya

Ciri-ciri teks deskripsi berdasarkan dari kaidah kebahasaan teks deskripsi atau penggunaan bahasa.

  1. Memunculkan kata ganti orang Dalam teks deskripsi
  2. Menggunakan berbagai kata khusus yang digunakan untuk menggambarkan suatu objek (warna yang lebih rinci yaitu merah kuning, hijau)
  3. Menggunakan bahasa kiasan / metafora
  4. Terdapat kata keterangan sepertinya halnya keterangan cara, tempat dan informasi yang berhubungan dengan objek agar mudah dipahami dan lebih jelas. Seperti halnya di kebun, di toko, disekolah dan mainnya
  5. Menggunakan bahasa yang memang digunakan dalam keseharian
  6. Menggunakan kalimat yang lebih rinci dalam menggambarkan objek
  7. Menggunakan majas agar bisa meng melukiskan dengan konkret apa yang sebenarnya

Jenis-Jenis Teks Deskripsi

  1. Teks deskripsi objektif

Teks deskripsi yang memang menggambarkan keadaan dari suatu objek tanpa adanya penambahan penilaian dari yang menulis teks. Sehingga hanya terfokus pada objek

  1. Teks deskripsi subjektif

Teks deskripsi yang pengambilan tipiknya dilakukan berdasarkan kesan atau penilaian penulis tentang suatu topik tersebut.

  1. Teks deskripsi pastel

Teks deskripsi yang memang hanya menggambarkan sebuah ruang atau lokasi saja.

Baca juga : Besaran Pokok

Struktur Teks Deskripsi

Teks deskripsi pada umumnya terbangun dari 4 elemen dasar yaitu

  1. Judul

Adanya judul digunakan untuk mengetahui isi dari teks deskripsi tersebut

  1. Identifikasi

Kalimat pengantar yang nantinya akan mengantarkan mengenai topik yang akan dibahas dalam teks deskripsi

  1. Klarifikasi

Penggolongan atau urutan topik yang sedang dibahas

  1. Deskripsi

Berisi penjelasan gang memang detail dari topik yang sedang dibahas

Langkah-Langkah Menulis Teks Deskripsi

  • Menentukan judul uk yang akan dibahas supaya penulis bisa mendapatkan gambaran dari apa yang ditulis dalam teks deskripsi.
  • Mengumpulkan berbagai informasi mengenai hal yang akan dibahas. Anda bisa mencari literatur berupa buku ensiklopedia ataupun website resmi dari ala yang dibahas.
  • Membuat kerangka tulisan atau garis besar dari teks deskripsi yang akan dituangkan dalam tulisan. Kerangka juga bertujuan untuk menjadi pedoman dalam menulis.
  • Mengembangkan kerangka tulisan menjadi paragraf yang bagus, anda bisa memanfaatkan bahan yang sudah disediakan untuk mengembangkan kerangka karangan.

Ciri-ciri teks deskripsi bisa anda ketahui dari penjelasan diatas yang pada intinya teks tersebut bertujuan untuk menggambarkan suatu hal. Misalnya saja teks deskripsi tentang burung camar maka yang akan dibahas terfokus pada burung camar mulai dari ciri-ciri, tempat hidup, makanan dan lainnya.

Rumus Gaya, Pengertian dan Penjelasan

Rumus Gaya, Pengertian dan Penjelasan

Rumus gaya berpedoman pada hukum newton yaitu hukum newton 1 yang mengatakan bahwa tidak gaya adalah nol (0). Hukum newton 2 menyatakan bahwa tidak gaya yang bekerja pada benda senilai dengan percepatan dikali massa. Hukum newton 3 menyatakan bahwa total gaya aksi sama dengan total gaya reaksi.

Seorang penjual mie ayam mendorong gerobaknya supaya bisa berjalan. Gerobak yang jalan tersebut merupakan interaksi dari tangan penjual mie ayam dengan gerobak yang berupa dorongan. Ketika terdapat pembeli datang penjual mie ayam menarik gerobak sehingga gerobak terhenti. Dorongan dan tarikan inikah salah gaya. Untuk lebih jelasnya simak penjelasannya.

Pengertian Gaya

Gaya yaitu interaksi yang bisa mengakibatkan masa bisa memiliki perubahan dalam segi arah ataupun perubahan fisik. Dari tersebut dapat membuat benda yang diam jadi bergerak, berpindah arah dan merubah bentuk. Simbol gaya yaitu F dan memiliki satuan newton (N). Adapun kata newton ini diambil dari ahli matematika dan ilmuwan besar yaitu Sir Isaac Newton.

Gaya tarikan dan dorongan penjual mie ayam ketika tangan penjual mie ayam menyentuh gerobak. Ini dinamakan sebagai gaya sentuh. Jika berdasarkan dengan sentuhan terdapat gaya tak sentuh dan gaya sentuh. Gaya tak sentuh berarti tidak ada sentuhan pada benda, tapi dapat menyebabkan adanya gaya seperti halnya gaya gravitasi dan gaya magnet.

Baca juga : Besaran Pokok

Jenis-Jenis Gaya

Gaya tidak hanya berupa dorongan dan tarikan tapi gaya juga bermacam jenis tergantung dari proses terjadinya suatu gaya. Berikut ini beberapa jenis gaya.

  1. Gaya otot

Gaya ini dapat terjadi bagu organisme yang memiliki jaringan otot. Contohnya proses pencernaan makanan dalam perut organisme ini dikarenakan otot – otot pada usus.

  1. Gaya mesin

Gaya yang disebabkan oleh kinerja dari suatu mesin. Contohnya saja mesin diesel untuk pompa air dapat menyedot air ke tempat lain menggunakan selang.

  1. Gaya gesek

Gaya yang dapat terjadi karena sentuhan dari benda satu ke benda lainnya. Gaya gesekan jnj dapat mengakibatkan perlombaan pergerakan. Contohnya ketika di jalan yang berlubang sepeda motor tidak dapat melaju dengan kencang dikarenakan permukaan jalan yang kasar. Berbeda jika di jalan yang rata sepeda motor dapat melaju dengan cepat.

  1. Gaya listrik

Gaya yang terjadi karena adanya muatan listrik pada suatu benda. Contohnya setrika yang panas setelah dicolokkan ke sumber listrik.

  1. Gaya magnet

Gaya yang diakibatkan dari benda logam seperti mbak nya baja atau besi terhadap magnet maupun kutub magnet yang berlawanan.

Baca juga : Pesawat Sederhana

  1. Gaya gravitasi

Gaya yang dapat dihasilkan oleh bumi untuk dapat menarik benda yang memiliki massa. Misalnya buah mangga jatuh dari pohonnya.

  1. Gaya pegas

Gaya yang dapat terjadi karena benda pegas yang berupa regangan dan tegangan pada pegas. Contohnya ketika duduk di atas springbed kita akan terasa ada gaya dorongan ke atas hal ini dikarenakan dalam spring bed tersebut terdapat struktur pegas.

Hukum Newton

Rumus gaya ini didapatkan dari adanya hukum newton, berikut inilah penjelasannya.

  1. Hukum newton I

Setiap benda yang dapat mempertahankan. Keadan bergerak lurus beraturan atau diam, terkecuali terdapat gaya yang bekerja untuk dapat mengubahnya. Jadi rumuskanlah Jumlah F = 0.

  1. Hukum newton II

Benda yang memiliki massa (m) jika mengalami gaya resultan sebesar F akan terdapat percepatan a yang arah bendanya sama dengan arah gaya tersebut. Besarnya gaya sebanding lurus dengan F dan berbanding terbalik dengan massa (m). Jika dirumuskan maka F = m. a dengan begitu satuan gaya berupa kg m/s.

  1. Hukum newton III

Pada setiap aksi maka akan ada reaksi yang sama besar dan berlawanan arah atau bisa juga dari dua gaya yang bekerja pada benda satu dengan yang lainnya. Sehingga dapat dirumuskan dengan F aksi = – F reaksi.

Rumus gaya yang sudah dijelaskan sebelumnya dapat menjadi referensi untuk menambah pengetahuan anda tentang pelajaran fisika. Sehingga anda akan lebih memahami lagi materi yang berhubungan dengan rumus gaya.